BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 1
Pendahuluan
Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam
masyarakat. Sebagai cabang dari ilmu ekonomi, akuntansi menyediakan informasi
mengenai perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi
sumber daya oleh para pengguna informasi tersebut. Jika informasi yang
dilaporkan dapat diandalkan dan bermanfaat, maka sumber daya yang terbatas itu
dapat dialokasikan secara optimal, dan sebaliknya alokasi sumber daya menjadi
kurang optimal jika informasi kurang andal dan kurang bermanfaat.
Sudut Pandang Sejarah
Sudut Pandang Kontemporer
Apabila usaha-usaha untuk mengurangi perbedaan akuntansi
Internasional merupakan sesuatu yang penting di satu sisi, sekarang ini
terdapat sejumlah factor tambahan yang turut menambah pentingnya mempelajari
akuntansi Internasional. Factor-faktor ini tumbuh dari pengurangan yang
signifikan dan terus menerus atas hambatan perdagangan dan pengendalian modal
secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi
informasi.
Kemajuan dalam teknologi informasi juga menyebatkan
perubahan radikal dalam ekonomi produksi dan distribusi. Produksi yang terintegrasi
secara vertical tidak lagi menjadi bukti model operasi yang efisien. Hubungan
informasi, secara global dan seketika member makna bahwa produksi, termasuk
jasa akuntansi, makin dialih kontrakan (outsourced) kepada siapa saja dalam
ukuran apapun, dimana saja di dunia yang memiliki kemampuan terbaik dalam
melakukan suatu pekerjaan atau suatu bagian dari bagian tersebut.
Pertumbuhan dan
Penyebaran Operasi Multinasional
Topic akuntansi yang utama berhubungan dengan kegiatan
ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi dalam mata uang asing.
Sebagai contoh, misalkan Heineken melakukan ekspor sejumlah bir kepada sebuah
importer Brazil dan mengirimkan tagihan dalam mata uang Real Brazil. Seandainya
nilai Real mengalami penurunan relative terhadap Euro sebelum dilakukan
pembayaran, Heineken akan mengalami kerugian dalam mata uang asing karena Real
akan menghasilkan Euro yang lebih kecil pada saat konversi setelah devaluasi
dibandingkan sebelum devaluasi.
Inovasi Keuangan
Manajemen resiko telah menjadi istilah yang popular dalam
lingkungan perusahaan dan manajemen. Alasannya tidaklah sulit dicari. Dengan
deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan,
kerentanan dalam harga komoditas, valuta asing, kredit, dan ekuitas menjadi hal
yang biasa dewasa ini. Perputaran naik turunnya harga ini tidak serta merta
langsung berdampak pada proses pelaporan internal, tetapi juga menghadapkan
perusahaan pada resiko menderita kerugian ekonomis. Hal ini memacu tujuan
aktivitas perusahaan dalam mengidentifikasikan resiko yang mereka hadapi
berasal dari kerentanan tersebut, memutuskan resiko mana yang perlu dilindungi
dan mengevaluasi hasil strategi manajemen resiko yang dijalankan.
Kompetisi Global
Factor lain yang turut mengembangkan makin pentignnya
akuntansi Internasional adalah fenomena kompetisi global. Penentuan acuan
(benchmarking), suatu tindakan untuk membandingkan kinerja suatu pihak dengan
suatu standar yang memadai, bukanlah hal yang baru. Hal yang baru adalah
standar perbandingan yang kini melampaui batas-batas nasional. Dalam penentuan
acuan terhadap pesaing Internasional, seseorang harus berhati-hati untuk
memastikan bahwa perbandingan yang dilakukan memang benar-benar dapat
dibandingkan. Sebagai contoh, alat ukur kinerja yang sering digunakan adalah
pengendalian atas ekuitas (ROE).
Merger dan Akuisisi
Lintas Batas Negara
Seiring dengan berlanjutnya trend global atas konsolidasi
industri, berita mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan
kenyataan sehari-hari. Apabila merger umumnya diringkas diringkas dengan istilah sinergi operasi atau
skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi
ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses
penilaian perusahaan.
Perbedaan aturan pengukuran akuntansi dapat menimbulkan
arena bermain yang tidak sebanding dalam pasar untuk memperoleh kendali
perusahaan. Dengan demikian, jika perusahaan A di Negara A diperbolehkan untuk menempatkan
muhibah (goodwill) yang dibeli langsung sebagai cadangan, sedangkan B di Negara
B harus mengamortisasikan goodwill yang dibeli kedalam laba, maka perusahaan A
mungkin akan memperoleh keunggulan penawaran bila dibandingkan perusahaan B
ketika sedang mencoba mengakuisisi suatu target perusahaan. Perusahaan A dapat
menawarkan harga pembelian yang lebih tinggi, hal ini karena perusahaan A tidak
mengurangi pendapatnnya dari kelebihan premium yang dibayarkan.
Internasionalisasi
Pasar Modal
Factor yang mungkin banyak menyumbangkan perhatian lebih
terhadap akuntansi Internasional dikalangan eksekutif perusahaan, investor,
regularot pasar, membuat standar akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis
adalah internasionalisasi pasar modal seluruh dunia. Penawaran internasional
yang berkenaan dengan obligasi (surat utang), pinjaman modal perusahaan dan
prasarana utang lainnya, semua ini telah melonjak naik secara dramatis sejak
tabun 1990. Bank investasi Russel, Greenwich Associaties, Morgan Stanley,
Merrill Lynch, dan Grail Partners, semuanya telah memperkirakan bahwa investasi
perlindungan dana retail secara mendunia akan mengalami kenaikan hingga 2.5
triliun dollar pada tahun 2010. Seluruh kenaikan ini mewakili sekitar 14,3%
dari tingkat perkembangan tahunan gabungan sejak tahun 2015.
Amerika:
Ekonomi AS dan pasar sahamnya mengalami pertumbuhan tanpa
henti selama tahun 1990an. Saat ini, baik NYSE maupun NASDAQ mendominasi bursa
efek lain di seluruh dunia dalam hal kapitalisasi pasar, nilai perdagangan
saham domestic, nilai perdagangan saham asing (diluar bursa efek London-LSE),
jumlah perusahaan domestic yang mencatatkan saham dan jumlah perusahaan asing
mencatatkan sahamnya. Relative pentingnya Amerika dalam pasar ekuitas global
juga meningkat.
Eropa Barat:
Eropa adalah wilayah pasar ekuitas terbesar di dunia dalam
hal kapitalisasi pasar dan volume perdagangan perluasa ekonomi secara
signifikan turut menyumbangkan pertumbuhan pasar ekuitas Eropa yang cepat
selama paruh kedua tahun 1990an. Pasar ekuitas Eropa akan terus tumbuh.
Reformasi pensiun, sebagai satu contoh, telah menimbulkan permintaan baru
terhadap kesempatan investasi. Juga banyak dan lebih banyak lagi investor asing
memasuki pasar ekuitas Eropa.
Asia:
Cina muncul sebagai perekonomian global utama dan
Negara-negara “macan asia” mengalami pertumbuhan dan perkembangan fenomenal.
Beberapa pengkritik berpendapat bahwa pengukuran akuntansi, pengungkapan, dan
standar auditing di asia serta pengawasan dan penegakan inplementasi standar
tersebut lemah. Namun demikian, prospek pertumbuhan masa depan dalam pasar
ekuitas Asia tampak kuat. Kapitalisasi pasar sebagai persentase dari produk
domestic bruto di asia terbilang rendah dibandingkan di Amerika Serikat dan
beberapa pasar utama Eropa. Hal ini menunjukan bahwa pasar ekuitas dapat
memainkan peranan yang lebih besar di banyak perekonomian asia. Dengan demikian
juga, pemerintah dan bursa efek di asia berada di bawah tekanan untuk
memperbaiki kualitas dan kredibilitas pasar untuk menarik para investor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar